KENDAL - Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) sukses menyelenggarakan Workshop Literasi bagi para mahasiswa. Kegiatan yang fokus pada pengembangan keterampilan menulis dan pemanfaatan teknologi ini dilaksanakan di lingkungan kampus STIK.
Acara ini diinisiasi untuk merespons perkembangan zaman yang dinamis. Workshop ini bertujuan memberikan pelatihan intensif kepada mahasiswa guna meningkatkan kualitas menulis dan literasi, serta memberikan pemahaman mendalam dalam memanfaatkan media sosial secara bijak. Selain itu, mahasiswa juga dibekali kemampuan menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menghadapi isu-isu global yang semakin kompleks.
Dosen Pendamping Kegiatan, Syaiful Hadi, M.Pd., menyampaikan bahwa literasi digital sudah menjadi kebutuhan mutlak bagi mahasiswa PAI di era modern. Melalui memastikan kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga terampil menuangkan ide melalui tulisan dan mampu menavigasi teknologi seperti AI dan media sosial secara produktif dan etis, ujarnya.
Guna memberikan perspektif profesional, panitia menghadirkan Jurnalis Radio Idola Semarang, Heri Condro Santoso, S.S., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Heri membagikan teknik-teknik menulis taktis, strategi menyaring informasi di media sosial, hingga pemanfaatan alat berbasis AI untuk mendukung proses kepenulisan yang kreatif namun tetap menjaga orisinalitas.
Workshop berlangsung secara interaktif melalui tiga tahapan utama, yaitu penyampaian materi, sesi tanya jawab yang dinamis, serta praktik langsung ( coaching ). Sebanyak 15 mahasiswa perwakilan jurusan PAI yang menjadi peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian agenda, terutama saat sesi praktik menulis dan simulasi pemanfaatan AI.
Acara ini diharapkan dapat melahirkan generator konten positif dan pelajar muda dari STIK Kendal yang mampu menjawab tantangan informasi di ruang digital. Rangkaian lokakarya ditutup dengan sesi evaluasi hasil praktik tulisan mahasiswa dan foto bersama.
Penulis: M Sahlul Mughist
Sumber: Lembaga Pers Mahasiswa